Mungkin beratus tahun lalu ketika belum lama Borobudur selesai dibangun, nenek moyang kita pernah berdiri di Punthuk Setumbu, menyaksikan matahari pagi membelai candi itu. Kini, anak cucu mereka pun berduyun-duyun menyaksikan keindahan sunrise Punthuk Setumbu.

Bukit yang terkenal ini mempunyai tinggi sekitar 400 m di atas permukaan laut. Letaknya di gugusan Pegunungan Menoreh.

Dulunya Punthuk (bukit) Setumbu adalah area ladang penduduk setempat. Foto sunrise yang diambil dari tempat inilah yang menyebabkan Punthuk Setumbu ramai dikunjungi orang.

Lokasi dan Rute Menuju Punthuk Setumbu

Bukit Punthuk Setumbu terletak di Jl. Borobudur Ngadiharjo Km 3, Dusun Kurahan, Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Magelang 56553. Letaknya kurang lebih 5 km dari candi Borobudur, dan sekitar 45 menit-1 jam bermobil dari Yogyakarta.

Rasanya cara termudah menuju lokasi Punthuk Setumbu adalah dengan menjadikan candi Borobudur sebagai patokan. Sesampai di depan candi Borobudur, ambil arah ke kiri (arah hotel Manohara). Sekitar 700 meter kemudian akan bertemu perempatan yang di dekatnya ada sebuah masjid.

Ambil arah ke kanan menuju desa Ngaran II beberapa ratus meter sampai bertemu perempatan lagi. Lanjutkan lurus dan 2 km lebih sedikit akan dijumpai pertigaan yang mempunyai tanda bertulisan “Borobudur Nirwana Sunrise”. Beloklah ke kanan maka akan sampai di area parkir, kamu sudah sampai di kawasan Punthuk Setumbu.

Area parkirnya cukup luas, namun jika penuh kita bisa parkir di rumah penduduk sekitar dengan minta ijin dulu dan membayar biaya jasa.

Untuk memasuki bukit Punthuk Setumbu dikenakan tiket masuk. Loketnya buka mulai jam 04.00-17.00 WIB. Kalau kamu ingin kemping di Punthuk Setumbu juga bisa, tapi harus minta ijin dulu pada pengelola.

Mendaki Punthuk Setumbu, Menikmati Sunrise

Kamu sebaiknya tiba di Punthuk Setumbu di saat subuh, agar bisa mempersiapkan diri dan shalat dahulu di mushala. Kemudian baru mendaki bukit sebelum matahari terbit.

Dari tempat parkir kamu harus mendaki bukit melalui jalur setapak selama sekitar 15-30 menit. Jalannya menanjak tapi dipermudah dengan adanya tangga-tangga buatan.

Sambil mendaki kamu bisa menikmati suasana yang damai alam sekitar dan udara yang segar bersih. Di puncak kamu akan bertemu dengan wisatawan lain yang biasanya berjejer di pagar pembatas.

Punthuk Setumbu areanya cukup luas dan diberi pagar pembatas untuk menjaga keamanan. Wisatawan juga da yang mengambil tempat di rumah panggung, gazebo, dan kursi-kursi kayu yang tersedia.

Dikatakan sunrise Punthuk Setumbu yang terbaik adalah di musim kemarau sekitar Juni-Agustus. Di musim penghujan biasanya matahari akan tertutup mendung, juga rute pendakian menjadi becek sehingga kurang nyaman didaki.

Kamu akan melihat indahnya gunung Merapi, gunung Merbabu, dan candi Borobudur yang berselimut kabut. Perlahan matahari datang dan sinarnya mengusir kabut. Langit berubah warna dari abu-abu, biru, ungu, merah, dan oranye. Indah sekali.

Setelah puas menyaksikan sunrise dan turun lagi, di bawah bukit kamu bisa beristirahat sambil sarapan di warung yang tersedia.

Kalau malas mendaki bukit, kamu bisa menggunakan gazebo yang tak jauh dari parkiran untuk memandangi Borobudur dari kejauhan. Di sekitar Punthuk Setumbu juga banyak homestay untuk menginap yang tarifnya murah.

(Foto: Bayu Anggoro on Unsplash)

Share This